Masa kolonialisme Perancis
Kemerdekaan Vietnam berakhir pada pertengahan abad 19
AD (Setelah Masehi), ketika Vietnam dikolonialisasikan oleh Kerajaan
Perancis.
Pemerintahan Perancis menanamkan perubahan signifikan dalam bidang
politik dan kebudayaan pada masyarakat Vietnam. Sistem pendidikan modern
gaya Barat dikembangkan dan agama
Kristen
diperkenalkan kepada masyarakat Vietnam. Pengembangan ekonomi
perkebunan untuk mempromosikan ekspor tembakau, nila (indigo), teh dan
kopi, Perancis mengabaikan permintaan akan pemerintahan sendiri
(self-government) dan hak-hak sipil yang terus meningkat. Sebuah
pergerakan politik nasionalis dengan cepat muncul, dan pemimpin muda Ho
Chi Minh memimpin permintaan akan kemerdekaan kepada
League of Nations (Liga Bangsa-Bangsa). Tetapi, Perancis memelihara dominasi kontrol terhadap koloni-koloninya hingga
Perang Dunia II, ketika perang Jepang di
Pasifik memicu penyerbuan ke
Indochina. Sumber daya alam Vietnam dieksploitasi untuk kepentingan kampanye militer
Jepang ke
Burma,
Semenanjung Malay dan
India. Pada tahun terkahir perang, pemberontakan nasionalis berpasukan muncul di bawah
Ho Chi Minh,
melakukan kemerdekaan dan komunisme. Menyusul kekalahan Jepang, pasukan
nasionalis melawan pasukan kolonial Perancis pada Perang Indochina
Pertama yang dimulai pada tahun 1945 hingga 1954. Perancis mengalami
kekalahan besar pada Pertempuran Dien Bien Phu dan dalam waktu singkat
setelah itu ditarik dari Vietnam. Negara-negara yang berperang dalam
Perang Vietnam membagi Vietnam pada 17th parallel menjadi
Vietnam Utara dan Vietnam Selatan sesuai Perjanjian Geneva (
Geneva Accords).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar